jump to navigation

Keadilan Allah Terhadap Seorang Pembunuh September 15, 2008

Posted by dhimasaris in Kisah Teladan.
add a comment

Syeikh Abdul Karim Zaidan pernah bercerita, bahwa pada suatu musim panen disebuah desa di Negeri Iraq, keluarlah orang-orang miskin menuju ke perkebunan mencari pekerjaan memetik buah-buahan. Dari usaha ini mereka mengharapkan upah yang akan dipergunakan untuk membeli makanan sehari-hari. (more…)

Tiada Kejahatan yang Tidak Terbalas September 15, 2008

Posted by dhimasaris in Kisah Teladan.
add a comment

Seorang pemuda yang masih belia tampak begitu klelahan dan kehausan. Maka tatkala tiba di disuatu oase yang bening airnya dengan tnaman rindang disekelilingnya, penunggang kuda itu menghentikan kudanya dan turun ditempat tersebut. Ia berbaring, lalu meletakkan sebuah bungkusan disampingnya. Matahari sangat terik, namun disitu amat teduh, sehingga tanpa sengaja ia tertidur pulas setelah memuaskan dahaganya dengan meminum air bening di oase tadi. Ketika ia terjaga, matahari mulai condong. (more…)

Taubatnya Malik bin Dinar -Rohimahullah- September 15, 2008

Posted by dhimasaris in Kisah Teladan.
add a comment

Kehidupanku dimulai dengan kesia-siaan, mabuk-mabukan, maksiat, berbuat zhalim kepada manusia, memakan hak manusia, memakan riba, dan memukuli manusia. Kulakukan segala kezhaliman, tidak ada satu maksiat melainkan aku telah melakukannya. Sungguh sangat jahat hingga manusia tidak menghargaiku karena kebejatanku.

Malik bin Dinar Rohimahullah menuturkan: Pada suatu hari, aku merindukan pernikahan dan memiliki anak. Maka kemudian aku menikah dan dikaruniai seorang puteri yang kuberi nama Fathimah. (more…)

Puncak Kemuliaan dan Kedermawanan September 15, 2008

Posted by dhimasaris in Kisah Teladan.
add a comment

Diceritakan bahwa pasukan Romawi menahan sebagian kaum wanita muslimat, kemudian beritanya terdengar oleh Al-Manshur bin ‘Ammar. Orang-orang pun menyarankan kepadanya: “Sebaiknya engkau membuat majelis di dekat Amirul Mukminin, kemudian engkau gugah semangat manusia untuk melakukan penyerangan (dalam rangka membebaskan wanita muslimat yang ditawan tersebut).”

Maka selanjutnya Al-Manshur membuat majelis di dekat Amirul Mukminin, Harun Ar-Rasyid, yaitu di Ruqqah yang ada di negeri Syam.
(more…)